Bakti Lingkungan Kampus, Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Foto : Humas

Sampah merupakan hasil produksi manusia selama menjalani aktivitas. Dari 192 negara di dunia yang memiliki garis pantai, Indonesia menempati posisi nomor dua penghasil sampah terbesar setelah cina. Sebagian besar sampah yang di hasilkan adalah plastik dan hampir 50 persen sampah tersebut di buang kelautan yang dapat mencemari dan mengancam kehidupan bawah laut Indonesia. Seperti nasib paus sperma yang terdampar di Wakatobi penghujung tahun 2018 silam, dimana paus tersebut mengkonsumsi sampah plastik yang dikiranya adalah makanan untuknya.

Setiap tanggal 22 Februari, Indonesia memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Dengan mengambil momen HPSN, pada sabtu (23/2) Mapala Graminea yang bekerja sama dengan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat melakukan aksi bakti lingkungan kampus. Kegiatan ini dilakukan oleh rekanan mahasiswa untuk gotong royong membersihkan sampah terutama sampah plastik yang ada disekitar lingkungan kampus.

Pada pelaksanaannya mahasiswa yang sudah mengumpulkan sampah plastik akan berkesempatan untuk menukarkan sampahnya dengan botol minum atau tas ramah lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan agar mahasiswa Fakultas Pertanian mulai mengurangi penggunaan air minum kemasan dan berganti ke botol minum pribadi serta menggunakan tas ramah lingkungan juga mengurangi kantong plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari hari. Sehingga dengan adanya kegiatan tersebut, produksi sampah plastik yang dihasilkan oleh mahasiswa akan berkurang.

Semoga kedepannya melalui kegiatan demikian, mahasiswa akan terus mengurangi produk sampah plastik. Mari bijak dengan lingkungan, katakan tidak untuk plastik sekali pakai!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *